Kunjungan Kerja Kepala BNN Aceh Brigjen Pol Ir Sukandar, M.Si., Ke Kota Langsa

Pj. Walikota Langsa yang diwakili Asisten I bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Suriyatno AP, M.SP., menyambut kunjungan kerja Kepala BNN Aceh Brigjen Pol Ir. Sukandar, M.Si.
TRANSACEH | LANGSA - Pj. Walikota Langsa yang diwakili Asisten I bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Suriyatno AP, M.SP., menyambut kunjungan kerja Kepala BNN Aceh Brigjen Pol Ir. Sukandar, M.Si., di aula Pendopo Walikota Setempat. Kamis (09/03/2023).
Dalam acara turut serta hadir diantaranya, Forkompinda plus, Danyon Kompi 111/RK, Danki Brimob Batalyon B Pelopor Aramiah dan sejumlah Ormas anti narkotika dan pihak terkait lainnya.
Kegiatan penyambutan, diawali dengan tepung tawar (Peusijuk) kepada Kepala BNN Aceh dan istri, yang dilakukan oleh Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Langsa Mursyidin Budiman dan lainnya.
Dalam sambutan Pj.Walikota yang dibacakan Asisten I Suriyatno mengatakan, menjadi kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi Pemko Langsa mendapat kunjungan dari Kepala BNN Provinsi Aceh.
"Selain Silaturahmi juga menjadi motivasi melakukan tugas tugas bersama BNNK Langsa untuk mencegah, memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika khusus di kota Langsa," kata Suriyatno.
Dikatakan, berdasarkan survey BNN dan LIPI tahun 2019, angka penguna narkoba di Aceh mencapai kurang lebih 83.000 jiwa dan angka Prevalensi 2,80.
"Kondisi Aceh hari ini benar-benar darurat Narkoba. Narkoba telah melibatkan sejumlah kalangan usia dewasa, Mahasiswa, pelajar bahkan ibu rumah tangga yang menjadi kurir," paparnya.
Baca Juga : Kadis Perhubungan Aceh Launching Ekspor Perdana di Pelabuhan Kuala Langsa
Karena itu kata Suriyatno lagi, Pemerintah Kota Langsa bersama elemen terkait lainnya berkomitmen kuat untuk memberantas narkotika sesuai dengan tugas fungsi masing-masing.
Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Ir Sukandar, M.Si., memaparkan, akibat pengaruh narkotika, saat ini angka perceraian di Aceh mencapai 60 persen. Oleh karena itu ada beberapa langkah dilakukan BNN untuk pemberantasan narkotika sejak dini.
Baca Juga : Pj. Walikota Langsa Tinjau Pasar Murah
"Diantaranya, bekerja sama dengan kementerian agama, yaitu setiap pasangan nikah harus di lakukan tes urine. Selanjutnya dengan Pengurus Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) disetiap tingkatan," ujar Sukandar.
Kerjasama ini ujar Sukandar, agar para pihak tersebut memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya dan pencegahan narkotika.
Selanjutnya acara tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama (MoU) antara BNN Kota Langsa dengan Universitas Samudra Langsa dan IAIN Langsa terkait Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Selain itu, hal yang sama juga dengan para Geuchik Gampong di kota Langsa, yang diwakili oleh Geuchik Gampong Matang Seulimeng Jufri, Geuchik Pondok Pabrik Azman, Geuchik Gampong Buket Metuah, Yasir, Geuchik Tualang Teungoh Samsuar perwakilan APDESI Junaidi dan pihak lainnya.
Baca Juga : P3RI Cabang PTPN I Gelar Muscab
Kesempatan Suriyatno mewakili PJ. Walikota Langsa melakukan launching aplikasi Pelayanan Langsung Masyarakat Badan Narkotika Nasional Kota Langsa yang disaksikan kepala BNN Provinsi Aceh, BNN Kota Langsa dan para tamu.(*)
Editor :Erliandy, ST
Source : Kominfo Kota Langsa